News

Sandi cabut dari Wagub DKI, ini mekanisme penggantiannya

REPORTED BY: Siti Dzakiyyah

Sandi cabut dari Wagub DKI, ini mekanisme penggantiannya

Ketua DPD Gerindra DKI Jakarta Muhammad Taufik mengatakan belum ada nama baru untuk menggantikan posisi jabatan Wakil Gubernur Sandiaga Salahuddin Uno. Menurutnya, nama pengganti Wagub disesuaikan dengan ketentuan yakni dua nama dari partai pengusung Anies Baswedan dan Sandiaga Uno.

"Sesuai ketentuan akan disampaikan dua nama oleh partai pengusung, Gerindra dan PKS," kata Taufik di Balai Kota, Jumat, (10/08/2018).

Taufik mengatakan proses pergantian wagub akan dilakukan dengan voting di DPRD DKI Jakarta.

"Andaikan partai pengusungnya empat muncullah empat nama digodoknya dipartai itu, kemudian disampaikan kepada dewan hanya dua nama. Nanti ke dewan voting," kata Taufik 

Wakil Ketua DPRD ini juga mengatakan Pemprov DKI akan membahas pengganti Wagub dalam waktu dekat. Meski demikian, Taufik menilai Gubernur DKI Jakarta Anies Baswesan tak akan mendapat hambatan ketika harus bekerja sendiri.

"Coba tanya Pak Gubernur, Pak Gubernur enggak apa-apa, nggak ditemenin Wagub? Sebulan nggak apa-apa, dua bulan juga, kan kemarin begitu nggak akan ada hambatan," katanya.

Taufiq mengatakan untuk mengusung nama wakil gubernur partainya akan menggelar rapat pimpinan. Menurutnya kriteria yang tepat untuk menggantikan posisi wagub adalah yang memahami kondisi Jakarta.

"Saya kira yang diusulkan partai pasti memenuhi syarat, yang pertama harus memahami kondisi jakarta," ujarnya.

Sebelumnya, Sandiaga Uno telah mengirim surat pengunduran diri. Surat pengunduran diri Sandi telah diantarkan oleh Muhammad Taufik ke DPRD DKI pada Jumat, (10/08/2019). Dia mengatakan surat tersebut ditujukan kepada Ketua DPRD DKI Jakarta Prasetyo Edy Masudi. 

Pengunduran diri Wakil gubernur sesuai dengan Pasal 78 Undang-undang nomor 23 Tahun 2013 yang berbunyi Kepala daerah dan/atau wakil kepala daerah berhenti karena tiga hal yakni meninggal dunia, permintaan sendiri dan diberhentikan.

Kemeja \
3 kisah tragis pendiri Indonesia di akhir hidupnya
PDIP optimis Farhat Abas jadi jubir yang baik
Alasan Sekjen PDIP sering 'nyinyir' terkait mahar 1 Triliun
4 sejarah tradisi perayaan HUT RI ini ternyata punya kisah menarik
7 pengetahuan tentang seks yang perlu diketahui sebelum menikah
Menggelorakan semangat pahlawan di dada anak bangsa
Integritas Jokowi diragukan usai tunduk pada ancaman Ma'ruf Amin
Mengintip sekolah fashion muslim pertama di Indonesia
Tanda haji yang diterima Allah
5 bank besar jadi korban sekte penghapus utang
Usai haji, AHY bakal gabung tim pemenangan Prabowo-Sandi
Kubu Jokowi bekali tim kelola media sosial
Bongkar intrik Ma'ruf Amin, Mahfud masih dukung Jokowi?
Lantik Wakapolri Syafruddin, Jokowi amankan suara Polri?
Fetching news ...