Jokowi klaim Ma'ruf Amien sangat paham ekonomi

REPORTED BY: Dhuha Hadiansyah

Jokowi klaim Ma'ruf Amien sangat paham ekonomi "Kami ingin mewujudkan keadilan sosial di seluruh Indonesia, meratakan pembangunan yang berkeadilan." - Joko Widodo

Calon Presiden RI periode 2019-2024 Joko Widodo (Jokowi) menyatakan calon wakil presiden Ma`ruf Amin merupakan sosok yang sangat memahami ekonomi.

"Saat dikukuhkan sebagai profesor, pidato beliau tentang arus ekonomi baru Indonesia. Artinya, beliau sangat mengetahui mengenai ekonomi," kata Jokowi dalam sambutan di Gedung Joang 45 Menteng Jakarta, sebelum pendaftaran calon presiden dan calon wakil presiden RI periode 2019-2024, Jumat (10/08/2018).

Jokowi menyebutkan bersama dengan Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) itu, ia ingin tetap istiqomah dalam upaya menuju Indonesia yang maju, berdaulat, mandiri, dan berkepribadian.

"Beliau memiliki pandangan yang sama dengan kami, dengan saya, bahwa sebagai negara dengan penduduk muslim terbesar, kita harus mengatasi masalah kemiskinan dan kesenjangan dengan memperkuat ekonomi umat," katanya.

Menurut dia, warga dari Sabang hingga Merauke merasa bangga menjadi bangsa Indonesia. "Kami ingin mewujudkan keadilan sosial di seluruh Indonesia, meratakan pembangunan yang berkeadilan," kata Jokowi.

Jokowi berjanji akan terus menjaga kedaulatan dan kekayaan sumber daya alam Indonesia. Dia mencontohkan keberhasilannya mengalihkan pengelolaan Blok Rokan Mahakam dan akuisisi mayoritas saham Freeport, yang disebutnya sebagai bukti kedaulatan dan pemanfaatan sebesar-besarnya untuk kemakmuran rakyat Indonesia.

"Apa yang kami kerjakan adalah bukti bukan fiksi. Inilah fondasi yang dibangun yang perlu diteruskan dan dilanjutkan," kata Jokowi.

Petahana Joko Widodo akhirnya memilih Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) Ma'ruf Amin untuk mengisi posisi calon wakil presiden.

Nama Ma'ruf Amin kembali menguat di menit-menit terakhir. Sebelumnya, nama Mahfud MD yang santer menjadi cawapres Jokowi. Namun, Ketum PBNU Said Aqil Siradj menyebut bahwa posisi Mahfud di NU tidak jelas. Pernyataan Said ini membuat sejumlah tokoh sepuh NU angkat bicara. KH. Mustofa Bisri atau Gus Mus, misalnya, mengingatkan PBNU supaya tidak terlalu mencampuri politik praktis.

Kemeja \
3 kisah tragis pendiri Indonesia di akhir hidupnya
PDIP optimis Farhat Abas jadi jubir yang baik
Alasan Sekjen PDIP sering 'nyinyir' terkait mahar 1 Triliun
4 sejarah tradisi perayaan HUT RI ini ternyata punya kisah menarik
7 pengetahuan tentang seks yang perlu diketahui sebelum menikah
Menggelorakan semangat pahlawan di dada anak bangsa
Integritas Jokowi diragukan usai tunduk pada ancaman Ma'ruf Amin
Mengintip sekolah fashion muslim pertama di Indonesia
Tanda haji yang diterima Allah
5 bank besar jadi korban sekte penghapus utang
Usai haji, AHY bakal gabung tim pemenangan Prabowo-Sandi
Kubu Jokowi bekali tim kelola media sosial
Bongkar intrik Ma'ruf Amin, Mahfud masih dukung Jokowi?
Lantik Wakapolri Syafruddin, Jokowi amankan suara Polri?
Fetching news ...